Apa Itu Besi Beton? Jenis dan Aplikasi Besi Beton

Apa Itu Besi Beton? Jenis dan Aplikasi Besi Beton

Di masa lalu, mortar banyak digunakan untuk keperluan konstruksi, sedangkan beton adalah bahan utama saat ini. Perbedaan utama antara mortar dan beton adalah yang terakhir lebih kuat dari yang pertama. Beton adalah campuran pasir (agregat halus), semen, kerikil atau batu pecah (agregat kasar) dan air, Anda bisa menemukan material beton atau besi beton di besi beton di Surabaya.. Sedangkan mortar menggunakan pasir sebagai satu-satunya agregat.

Mengapa beton penting dalam konstruksi zaman modern?

Saat Anda berjalan di jalan, Anda dapat melihat beton di mana-mana. Ini digunakan dalam konstruksi bangunan besar, jembatan, jalan, trotoar, lantai dan secara harfiah semua yang bisa dilihat mata kita. Singkatnya, dimanapun ada struktur, di situ ada beton. Pertama, penggunaan beton penting dalam konstruksi modern karena struktur memperoleh kekuatan dan stabilitasnya dari beton. Kedua, beton murah dan dapat dicetak menjadi berbagai bentuk. Fleksibilitas dan keserbagunaan ini menjadikan beton sebagai bahan konstruksi yang paling dicari di dunia.

Besi beton diproduksi menggunakan bahan-bahan alami. Oleh karena itu, ramah lingkungan dan dapat didaur ulang. Seseorang dapat menggunakan beton daur ulang yang dihancurkan sebagai agregat kering untuk menyiapkan beton baru. Selama ada kegiatan konstruksi yang sedang berlangsung di dunia, akan ada permintaan beton yang konstan.

Berbagai jenis beton dan aplikasinya

Biasanya, ada dua puluh empat jenis beton yang digunakan dalam industri bangunan dan tergantung pada jenis konstruksinya. Namun penulis akan memilih 2 utama dari jenis besi beton yang banyak digunakan pada konstruksi pembangunan dan Anda bisa temukan material ini di tempat besi beton di Surabaya misalnya.

Beton polos

Ini adalah jenis beton paling sederhana yang tidak memerlukan tulangan apa pun. Campuran yang paling sering digunakan adalah semen, kerikil dan air dengan perbandingan 1: 2: 4. Massa jenis beton ini berkisar antara 2200 sampai 2500 kg / meter kubik, sedangkan kuat tekannya berkisar antara 200 sampai 500 kg / centimeter persegi. Biasanya beton biasa digunakan untuk konstruksi perkerasan jalan, jalan setapak dan bangunan di daerah yang tidak membutuhkan kekuatan tarik tinggi.

Beton bertulang

Beton polos tidak memiliki kekuatan tarik yang tinggi. Memperkenalkan perkuatan berupa batang baja, jeruji, jerat atau serat dapat meningkatkan kekuatan beton secara keseluruhan. RCC memiliki aplikasi luar biasa dalam konstruksi kolom, langit-langit, jembatan, dan struktur lain yang membutuhkan kekuatan tingkat tinggi.

Bozeman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *